JAKARTA (Servisenta) – Pengurusan KTP untuk meliput Piala Dunia 2026 di Lincoln Financial Field, Philadelphia, Amerika Serikat nampaknya lebih mudah karena tidak ada antrean saat turnamen memasuki babak 16 besar, namun dengan aturan yang ketat.
Hal itu menjadi saksi Antara saat ia menerima KTP Piala Dunia 2026 pada Jumat sore waktu setempat, jelang laga babak 16 besar antara Prancis kontra Paraguay keesokan harinya.
Di tengah panasnya kota Philadelphia yang mencapai 38 derajat Celcius, Antara menuju Pusat Akreditasi yang terletak di sisi barat arena kompetisi Piala Dunia 2026, Stadion Philadelphia.
Pusat Sertifikasi terletak di tempat parkir Xfinity Mobile Arena, sebuah gedung serbaguna yang dapat digunakan untuk kegiatan olah raga atau hiburan.
Sesampainya di sana, petugas langsung memberikan peringatan saat melihat kamera tegak untuk merekam.
“Tidak boleh ada dokumen. Ini demi alasan keamanan,” ujarnya.
Alhasil, Antara baru bisa mendapatkan pendaftaran tersebut saat berjalan ke sana dan langsung menuju pusat akreditasi.
Baca Juga: Pelatih Maroko Sebut Laga Melawan Kanada Akan Menjadi Ajang Pembuktian Tim
Di sana, wartawan tidak diperbolehkan datang langsung ke kantor petugas dan berkata: “Saya mau ambil KTP.”
Setiap jurnalis yang masuk harus diarahkan terlebih dahulu ke sebuah mesin pemindai yang tingginya sekitar 1,5-1,6 meter. Petugas akan meminta wartawan untuk berdiri tepat di depan benda tersebut.
Kemudian berdasarkan instruksi, petugas meminta paspor. Paspor dibuka lalu dipindai. Saat giliran Antara, petugas melakukan kesalahan. Perangkat berulang kali menampilkan tanda silang merah. Ternyata yang dia scan adalah visanya, bukan halaman pertama yang berisi nomor paspor.
“Ah, iya. Kalau begitu, mudah saja,” ucapnya setelah melakukan hal yang benar, yaitu memindai bagian depan paspor.
Setelah dikoreksi dan ada tanda centang hijau, pelapor diminta memindai wajahnya, masih di perangkat yang sama untuk dicocokkan.
Hanya dua detik setelah proses selesai, nama jurnalis akan dipanggil oleh petugas untuk menyerahkan kartu, kemudian dia akan diminta keluar ruangan.
Kartu ID Piala Dunia FIFA 2026 memungkinkan jurnalis mengakses fasilitas media di stadion, termasuk Pusat Media.
Namun, ID ini tidak bisa hanya digunakan untuk liputan di sisi lapangan, podium media, ruang konferensi pers, dan ruang wawancara di zona campuran karena hal ini memerlukan tiket media FIFA.
Tiket media FIFA dapat diperoleh melalui FIFA Media Hub, aplikasi FIFA untuk jurnalis. Jika tiket diberikan, jurnalis dapat melakukan aktivitas di lokasi yang disetujui. Sedangkan jika tidak, hanya bisa berfungsi secara terbatas Pusat Media.
Baca juga: Media center Stadion Philadelphia menyambut wartawan untuk pertandingan Prancis-Paraguay
Baca Juga: Queiroz Tak Pikirkan Masa Depannya Usai Kemajuan Ghana Terhenti
Reporter: Michael Siahan
Editor: Eka Arifa Raskiati
Hak Cipta © Antara 2026
Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.


