Atlanta, Amerika Serikat (Servisenta) – Laut Messi menyelimuti Stadion Atlanta Amerika Serikat, saat laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 digelar.bertemu Tim nasional Argentina bermain melawanitu Mesir Selasa.
Disebut “Laut Messi” karena banyak suporter timnas Argentina yang memakai kaos bertuliskan nama belakang “Messi”.
Dari jarak sekitar satu meter, hampir seluruh suporter Argentina mengenakan kaos Messi. Hanya ada satu atau dua pemain lain yang memiliki nama belakang, misalnya Emiliano Martinez dan Julian Alvarez.
Hampir seluruh suporter Argentina yang hadir di Stadion Atalanta sepakat Messi akan memenangkan pertandingan tersebut.
Mereka yakin kapten berusia 39 tahun itu akan mengakhiri karir bermainnya dengan memenangkan satu lagi gelar Piala Dunia untuk Argentina.
Baca juga: Argentina Siap Penuh Hadapi Mesir di Babak 16 Besar
Messi sebelumnya mengusulkan penyelenggaraan Piala Dunia 2022, setelah Argentina meraih gelar serupa pada 1978 dan 1986.
Lionel Messi yang sudah enam kali mengikuti Piala Dunia menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa turnamen empat tahunan tersebut dengan 20 gol.
Sementara itu, suporter Argentina memenuhi stadion Atalanta setidaknya tiga jam sebelum kick-off.
Mereka datang dari berbagai wilayah Amerika Serikat, seperti New York, dan ada pula yang datang langsung dari Argentina.
Mereka terus meneriakkan slogan-slogan untuk mendukung tim negaranya, hingga ke stadion.
Baca juga: Mesir Tak Terkesan dengan Nama Besar Argentina
Ketika nama Lionel Messi disebutkan dalam daftar skuad, seluruh stadion bertepuk tangan meriah, bahkan tak sedikit orang yang memberikan penghormatan dengan membungkukkan badan.
Pertandingan antara Argentina dan Mesir akan dimulai pukul 12.00 waktu Atlanta. Pemenang pertandingan ini akan menghadapi tim pemenang di babak 16 besar lainnya yaitu Swiss yang menghadapi Kolombia di Vancouver, Kanada, mulai pukul 16.00 waktu setempat.
Reporter: Michael Siahan
Redaktur: Junaidi Suswanto
Hak Cipta © Antara 2026
Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.


