Pelatih merevisi laju Kamboja di Piala Asia Wanita

Pelatih merevisi laju Kamboja di Piala Asia Wanita

Jakarta (Antara) –

Pelatih timnas sepak bola wanita Indonesia Satoru Mochizuki meminta anak asuhnya mewaspadai kecepatan dan daya juang Kamboja jelang laga terakhir Grup B Piala Wanita AFC 2026 di Stadion UiTM, Shah Alam, Kamis.

“Saya bersiap menghadapi Kamboja,” kata Mochizuki dalam wawancara jelang pertandingan di Jakarta. “Mereka memiliki kecepatan dan kekuatan yang sangat bagus, jadi kami akan berhati-hati.”

Menurut pelatih asal Jepang itu, Kamboja merupakan tim dengan intensitas tinggi baik dalam menyerang maupun bertahan, sehingga Indonesia harus tampil disiplin sepanjang pertandingan.

“Mereka punya daya tempur yang tinggi dalam menyerang dan bertahan. Mereka juga punya kecepatan, jadi kita harus sangat berhati-hati,” kata Mochizuki.

Baca Juga: Indonesia Raih Kemenangan di Laga Pembuka Piala Asia Wanita 2026

Ia pun memastikan timnya tidak akan menemui kendala apapun meski akan berlaga di Stadion UiTM yang baru pertama kali digunakan Garuda Pertiwi selama berada di Malaysia.

Para pemain diyakini sudah terbiasa beradaptasi dengan kondisi lapangan yang berbeda-beda, sehingga fokus tim saat ini adalah menjaga persatuan dan semangat juang.

“Awalnya saya dengar itu fasilitas dalam kampus, jadi saya khawatir,” kata Mochizuki. “Tetapi setelah melihat ke lapangan, kondisinya lebih baik dari perkiraan saya. Tidak ada masalah.”

“Pemain sudah terbiasa bergerak di lapangan dan beradaptasi. Yang penting semuanya bersatu dan berjuang bersama.”

Baca Juga: Percepat Transformasi Sepak Bola Wanita, Timnas Menimba Ilmu di Jepang

Laga Indonesia melawan Kamboja akan menjadi penentu pemenang Grup B Piala Asia Wanita AFC 2026. Kedua tim sama-sama mengoleksi tiga poin usai mengalahkan Timor-Leste. Indonesia menang 2-0, sedangkan Kamboja mengalahkan Timor Timur 3-1.

Meski sama-sama sudah memastikan tiket semifinal, namun hasil pertandingan akan menentukan tempat akhir klasemen Grup B sekaligus lawan semifinal.

Wartawan: Arendra Modia
Redaktur: Imam Santoso
Hak Cipta © Antara 2026

Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.