Prancis vs Paraguay: 'Tim Biru' benar-benar sempurna untuk Alberoja

Prancis vs Paraguay: ‘Tim Biru’ benar-benar sempurna untuk Alberoja

Prancis berpeluang memenangkan laga ini dan kemudian bertemu Kanada atau Maroko di perempat final

Jakarta (Servisenta) – Laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Prancis kontra Paraguay di Stadion Philadelphia Amerika Serikat, Minggu (7/5) pukul 04.00 WIB, menjadi bukti adanya dua posisi yang bertolak belakang.

Prancis akan membuktikan diri jika benar-benar menjadi tim paling produktif. Sebaliknya, Paraguay akan berusaha menguji batas stamina pertahanannya melawan tim dengan skor tertinggi dan salah satu tim paling menyerang di Piala Dunia 2026.

Prancis menjadi tim paling produktif dengan mengonversi 13 gol dari total 73 peluang. Sedangkan Paraguay menjadi tim yang melakukannya tekanan Dalam kondisi pertahanan tertinggi dengan 1421 kali.

Dengan frekuensi merepotkan lawan yang begitu tinggi, Paraguay menjadi tim yang paling sering menyebabkan lawannya kehilangan bola dan melewatkan umpan.

Jerman adalah korban terbaru Paraguay. Tim Jerman menembakkan 21 bola, tujuh di antaranya mengarah ke gawang, dan hanya mampu mencetak satu gol di awal babak kedua setelah sempat tertinggal saat melawan Paraguay di penghujung babak pertama. Jerman kalah dalam adu penalti.

Tim kuat lainnya yang frustrasi dengan ketatnya pertahanan Paraguay adalah Turki yang tumbang 0-1 setelah membombardir Paraguay dengan 33 tembakan, enam di antaranya tepat sasaran.

Paraguay hanya bermain terbuka saat menghadapi tim yang levelnya sama dengan mereka, Australia. Kedua tim Blok rendah Sempat bermain imbang 0-0, lalu sama-sama lolos ke babak 32 besar dengan nasib berbeda.

Jika episode Piala Dunia Australia telah menutup tirai setelah kalah adu penalti dari Mesir, Paraguay terus membuka halaman baru, mencapai perempat final kedua setelah edisi 2010 di Afrika Selatan.

Paraguay melewatkan putaran final Piala Dunia tiga kali berturut-turut, pada tahun 2014, 2018 dan 2022, setelah mencapai rekor di Afrika Selatan pada tahun 2014 dengan lolos ke perempat final.

Sepanjang babak kualifikasi wilayah Amerika Selatan, mereka memainkan turnamen dengan gaya yang sedikit berbeda dengan sepak bola Amerika Selatan. Mereka bersaing berdasarkan sistem pertahanan yang fleksibel, blok pertahanan yang dalam, dan transisi yang cepat.

Di bawah kepemimpinan pelatih Gustavo Alfaro. Merek Dagang Sepak bola Peroja adalah tentang disiplin tim, semangat tinggi, namun sengit tanpa kompromi.

Lebih keras

Hak Cipta © Antara 2026

Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.