PSIM Yogyakarta mempertahankan empat pemain asing

PSIM Yogyakarta mempertahankan empat pemain asing

JAKARTA (Servisenta) – Klub BRI Super League PSIM Yogyakarta mempertahankan empat pemain asingnya, Zee Valiente, Ezequiel Vidal, Yusaku Yamadera, dan Joop van der Avert, untuk berlaga di musim 2026/2027.

Mengutip laman resmi klub, Rabu, Exan Maher, Direktur Besim Yogyakarta, menjelaskan kestabilan susunan pemain dari kubu asing menjadi salah satu kunci tercapainya tujuan tim di musim mendatang.

Lanjutnya, keempat pemain tersebut berkontribusi besar terhadap pencapaian tim pada musim lalu sehingga memutuskan untuk melanjutkan pengabdiannya bersama Besim Yogyakarta pada musim depan.

Iksan mengatakan: “Manajemen dan tim pelatih sepakat untuk terus bekerja dengan empat pemain asing kami dari skuad musim lalu.”

Ia yakin kombinasi pilar pertahanan dan mesin penyerang yang seimbang akan membuat tim PSIM Yogyakarta semakin solid dan seharusnya bisa meraih hasil terbaik.

Baca juga: Adrian Purzycki Jadi Pemain Asing Baru PSIM

Iksan menjelaskan, manajemen PSIM Yogyakarta optimistis kontribusi keempat pemain tersebut akan terus memberikan tandingan apik bagi Laskar Mataram di lapangan hijau.

Ixan berkata: “Kami ingin menciptakan tim yang kuat dan kompetitif untuk musim depan. Keempat pemain ini merupakan modal besar bagi tim untuk bisa mencapai ambisi kami meraih hasil lebih baik di musim kedua di Liga Inggris.”

Ia menjelaskan, pemerintah menaruh harapan besar agar keempat pemain tersebut mampu memberikan kontribusi lebih dibandingkan musim sebelumnya.

Iksan berharap empat pemain asing yang dipertahankan bisa menjadi pembeda di dalam dan luar lapangan sehingga memperkuat PSIM Yogyakarta.

“Selain meningkatkan performa tim melalui pengalaman, kualitas, dan kinerja yang konsisten, mereka juga diharapkan dapat menjadi teladan bagi pemain lokal,” ujarnya.

Baca Juga: 21 Pemain Ikut Latihan Perdana PSIM Yogyakarta

Wartawan : Aldi Sultan
Editor: Erwan Sehervandi
Hak Cipta © Antara 2026

Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.