JAKARTA: Laptop dengan harga sekitar Rp 5 jutaan kini mampu memenuhi kebutuhan editing video ringan, terutama untuk konten YouTube, TikTok, dan Instagram Reels, serta tugas kuliah dan karya kreatif.
Di kategori harga ini, Asus masih menjadi salah satu pabrikan yang menawarkan banyak pilihan dengan spesifikasi sangat kompetitif.
Meski tidak ditujukan untuk pengeditan video profesional resolusi tinggi, sejumlah laptop Asus masuk dalam kategori Rp. Kisaran harga $5 juta mampu menjalankan aplikasi seperti CapCut Desktop, Filmora, Adobe Premiere Pro untuk proyek ringan, dan DaVinci Resolve pada pengaturan tertentu.
Kunci memilih laptop editing di kategori harga ini tidak hanya melihat kapasitas RAM, tapi juga jenis prosesor dan penggunaan SSD agar membuka aplikasi, melihat, dan multitasking tetap nyaman.
Ini beberapa Rs. 5 Jutaan Laptop Asus Masih Layak Diwaspadai di Tahun 2026.
Asus VivoBook Go 14
Asus VivoBook Go 14 adalah salah satu opsi paling menarik di kategorinya. Laptop ini menggunakan prosesor AMD Ryzen 3 yang dipadukan dengan RAM LPDDR5 8 GB sehingga menawarkan performa lebih responsif dibandingkan banyak laptop entry-level lainnya.
Konfigurasi ini cukup untuk mengedit video pendek dalam Full HD, membuat thumbnail, dan menjalankan beberapa aplikasi secara bersamaan tanpa terasa terlalu berat.
Desainnya juga kecil dan ringan sehingga nyaman dibawa bekerja dari kafe, kampus atau saat berpergian.
Harga baru laptop ini umumnya berkisar antara Rp5,9 juta hingga Rp6,7 juta, sedangkan unit bekas masih sering berkisar antara Rp4,5 juta hingga Rp5,9 juta.
Asus A509FA
Bagi pengguna yang lebih menyukai laptop serba guna, Asus A509FA masih menjadi pilihan menarik.
Laptop ini mengandalkan penyimpanan SSD yang membuat proses booting Windows dan membuka aplikasi editing lebih cepat dibandingkan laptop yang masih menggunakan harddisk tradisional.
Selain untuk mengedit video ringan, perangkat ini juga nyaman digunakan untuk bekerja dengan Microsoft Office, browsing dengan banyak tab, bahkan streaming.
Di pasar Indonesia, harga barunya berkisar Rp4,4 juta hingga Rp5,7 juta, sedangkan versi bekas umumnya dijual sekitar Rp3,3 juta hingga Rp4,7 juta.
Asus VivoBook 14 N4020
Bagi pengguna yang baru belajar mengedit video sederhana, Asus VivoBook 14 N4020 masih bisa menjadi alternatif.
Laptop ini hadir dengan RAM 8 GB dan penyimpanan SSD hingga 512 GB sehingga tetap terasa responsif untuk kebutuhan dasar seperti mengedit video pendek, menulis dokumen, dan aktivitas belajar online.
Layar HD berukuran 14 inci juga memberikan tampilan yang cukup nyaman saat menyusun timeline video atau mengedit foto.
Harga baru berkisar Rp 4,9 juta hingga Rp 5,2 juta, sedangkan unit bekas banyak dipasarkan Rp 2,9 juta hingga Rp 3,5 juta.
asus vivobook 14 ryzen 3
Jika fokus utama Anda adalah pengeditan yang sedikit lebih berat, VivoBook 14 versi AMD Ryzen 3 layak untuk dipertimbangkan.
Chipset Ryzen yang dipadukan dengan grafis Radeon mampu memberikan performa lebih stabil saat menampilkan video ringan atau memproses gambar beresolusi tinggi.
Laptop ini juga menawarkan layar dengan cakupan warna 45 persen NTSC yang sangat berguna saat melakukan pengeditan visual di media sosial.
Harga barunya berkisar Rp5,9 juta hingga Rp6,7 juta, sedangkan harga bekas berkisar Rp4,5 juta hingga Rp5,3 juta.
Asus VivoBook 15
Bagi pengguna yang merasa lebih nyaman bekerja di layar besar, Asus VivoBook 15 bisa menjadi pilihan. Laptop ini menggunakan layar berukuran 15,6 inci sehingga area kerja tampak lebih lega saat Anda membuka timeline video, panel pengeditan, atau beberapa jendela aplikasi sekaligus.
Perangkat ini ditenagai prosesor Intel Core i3 generasi ke-10 yang masih memadai untuk pekerjaan sehari-hari, multitasking, dan pengeditan video ringan.
Harga baru Asus VivoBook 15 saat ini berkisar Rp 4,9 jutaan hingga Rp 6,9 jutaan, sedangkan versi bekas umumnya dijual antara Rp 3,2 jutaan hingga Rp 4 jutaan.
Pilih RAM 8GB dan SSD untuk pengeditan yang lebih nyaman
Jika tujuan utama membeli laptop adalah untuk mengedit video, ada beberapa spesifikasi yang perlu diprioritaskan.
Prosesor AMD Ryzen 3 atau Intel Core i3 menjadi pilihan minimum yang masih layak digunakan di tahun 2026. Selain itu, kapasitas RAM minimal 8GB juga penting agar proses multitasking berjalan lebih lancar.
SSD juga sangat direkomendasikan karena memberikan peningkatan kinerja yang signifikan dibandingkan hard drive biasa, mulai dari waktu booting hingga proses membuka proyek pengeditan.
Jika Anda memiliki budget lebih besar, memilih varian dengan kapasitas penyimpanan lebih besar akan memberikan ruang yang cukup untuk menyimpan file video yang umumnya berukuran besar.
Dengan spesifikasi tersebut, laptop Asus tersedia dengan harga Rp. Meski begitu, 5 juta Classroom mampu menjadi perangkat produktivitas yang andal bagi pelajar, pekerja kreatif, bahkan pembuat konten pemula yang ingin mulai mengembangkan keterampilan mengedit videonya.
Jadikan Servisenta.biz.id sebagai sumber informasi pilihan Anda
(MMI)
(tag untuk terjemahan)teknologi


