Senegal menyingkirkan Habib Diarra: Babak pertama bagus, tapi tidak cukup

Senegal menyingkirkan Habib Diarra: Babak pertama bagus, tapi tidak cukup

Jakarta (Servisenta) – Gelandang timnas Senegal Habib Diarra mengungkapkan kekecewaannya setelah timnya tersingkir dari babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah kalah 3-2 dari Belgia.

Di Lumen Field, Seattle, Washington, AS, Kamis, Senegal memimpin Belgia 2-0, salah satunya lewat gol Diarra di babak pertama.

“Kami kecewa,” kata Diarra usai pertandingan, dilansir situs resmi FIFA. “Kami memainkan babak pertama dengan baik, tapi itu belum cukup. Pertandingan berlangsung selama 90 menit dan (hasil ini) menghancurkan kami.”

Diarra membuka keunggulan Senegal pada menit ke-25 dengan menyambar bola hasil sundulan Ismaila Sarr menyambut umpan silang Sadio Mane yang memantul membentur tiang namun membuat kiper Thibor Courtois terkapar di rumput sebagai responsnya.

Skor 1-0 tetap bertahan untuk Senegal hingga kedua tim masuk ke ruang ganti dan enam menit memasuki babak kedua Teranga Lions mampu memperbesar keunggulan lewat tembakan dua sentuhan Sarr.

Senegal berhasil mempertahankan keunggulan 2-0 selama beberapa waktu sebelum mencetak gol pada menit ke-86 ketika Romelu Lukaku memperdaya kiper Mory Diaw dengan sontekan sederhana menyambut umpan silang Thomas Meunier.

Baca Juga: Tielemans Bawa Belgia Kembali Kalahkan Senegal dan Lolos ke 16 Besar

Baca Juga: Ribuan Suporter Belgia dan Senegal Antre Masuk Stadion Seattle

Tiga menit berselang, Diaw melakukan kesalahan saat mengantisipasi umpan silang Leandro Trossard, sehingga memberi peluang Youri Tielemans menyundul bola ke gawang yang kosong dan menyamakan skor menjadi 2-2 hingga laga harus dilanjutkan ke perpanjangan waktu.

Gol telat Belgia di waktu normal rupanya menghancurkan mental pemain Senegal menjelang perpanjangan waktu. Memang Belgia menguasai pertandingan dan nyaris memenangkan pertandingan seandainya tembakan Dodi Lukebakio tidak membentur mistar gawang pada menit ke-118.

Namun wasit dan VAR kemudian meninjau kembali proses penyerangan tersebut, sebelum memutuskan memberikan penalti kepada Belgia karena menilai Tielemans telah dilanggar oleh Lamine Kamara terlebih dahulu.

Setelah proses peninjauan panjang yang disusul gelombang protes kubu Senegal, Tielemans maju menyambut bola di titik penalti, mengirimkannya ke pojok kanan atas gawang untuk membawa Belgia unggul 3-2 pada menit 120+5.

Pertandingan berlangsung setidaknya delapan menit setelah penalti Tielemans Diaw ditipu, namun Senegal tidak mampu bangkit dari keterpurukan mereka dan Belgia akhirnya lolos ke babak 16 besar.

“Sulit sekali. Saya tidak tahu harus berkata apa. Ketika di lapangan, Anda harus mengeluarkan seluruh potensi yang Anda miliki, dan kami tidak melakukan itu. Kami tidak bisa menyalahkan siapa pun,” kata Diarra.

Kekalahan dari Belgia membuat Senegal kembali terhenti di putaran pertama Piala Dunia, setelah menghadapi hal serupa di Qatar 2022. Senegal gagal menyamai apalagi memperbaiki prestasi mereka di perempat final edisi 2002 di Korea Selatan dan Jepang.

Sementara itu, Belgia akan menunggu lawannya di babak 16 besar, pemenang pertandingan babak 32 besar lainnya antara tuan rumah Amerika Serikat dan Bosnia dan Herzegovina.

Baca juga: Susunan pemain Amerika Serikat melawan Bosnia. Pochettino kembali ke rencana awal

Baca Juga: Harry Kane: Siapapun Bisa Jadi Juara, Hari Ini Giliran Saya

Reporter: Zaro Azza Syashnyar
Editor: Gelang Galiartha
Hak Cipta © Antara 2026

Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.