Kudos (Antara Mearaj) – Surakarta atau Solo, Jawa Tengah, akan menjadi wilayah baru Hydroplus Football League (HSL) mulai musim 2026/2027, kata Teddy Tjahjono, Program Director Hydroplus Football League.
Dijelaskannya, penambahan wilayah tersebut berarti kompetisi kelompok umur tersebut mencakup total lima wilayah dalam upaya memperluas pembinaan pesepakbola wanita di Indonesia.
“pada awalnya Kanan? Empat wilayah dibentuk yakni Kudus (Jawa Tengah), Jakarta (Jabodetabek), Bandung (Jawa Barat), dan Surabaya (Jawa Timur), Sekarang Musim depan 2026/2027 mulai bulan Oktober kami akan menambahkan satu wilayah lagi HSL Tepatnya di Solo, kata Teddy di sela-sela laga HSL All-Stars yang digelar di Supersoccer Arena, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Jumat.
Lebih lanjut ia menjelaskan, pembukaan Private Solo Zone ini merupakan bagian dari pengembangan ekosistem pembinaan yang dibangun melalui Milk Life Soccer Challenge.
Program ini dirancang agar para pemain lulusan kelompok usia Sekolah Dasar (SD) tetap memiliki wadah untuk bertanding ketika memasuki kelompok usia di bawah 15 tahun.
Teddy menambahkan, sebagian besar peserta Hydroplus U15 Football League merupakan alumni Milk Life Soccer Challenge yang telah berjalan selama dua setengah tahun terakhir.
Oleh karena itu, melanjutkan kompetisi menjadi penting agar proses perkembangan pemain tidak berhenti setelah melampaui batas usia 12 tahun.
Baca Juga: PSSI Pantau Talenta Sepakbola Wanita di HSL 2026
Baca Juga: HSL All-Stars Jadi Tahapan Seleksi Timnas Wanita U-16
Implementasi HSL saat ini masih terfokus di Pulau Jawa. Sementara untuk daerah di luar Pulau Jawa, pelatihan terus dikembangkan melalui pelaksanaan Milk Life Soccer Challenge, tambahnya.
Dalam enam bulan terakhir, Milk Life Soccer Challenge telah meluas hingga mencakup kota Banjarmasin dan Samarinda. Selain itu, musim depan pihak penyelenggara juga akan menggandeng pihak swasta untuk menghadirkan acara serupa di Jayapura, Papua.
Teddy menilai semakin banyaknya pihak swasta yang berminat berkolaborasi menunjukkan semakin besarnya minat untuk mengembangkan sepak bola anak perempuan pada usia dini.
Ia berharap pemekaran ini akan membuka peluang lebih besar bagi anak-anak dari berbagai daerah untuk mengembangkan kemampuannya dan memperoleh jalur pembangunan berkelanjutan.
Hydroplus Soccer League (HSL) menjadi jembatan bagi para pemain sepak bola muda putri berusia di bawah 15 tahun dan di bawah 18 tahun untuk mempersiapkan diri sebelum melangkah ke level senior.
Penyelenggara mengatakan turnamennya bisa sama Kumpulan bakat Bagi klub-klub elit yang ingin menurunkan tim sepak bola wanita dan juga PSSI yang sedang mencari sosok potensial untuk mengisi skuad Timnas (Timnas) mereka di masa depan.
Baca Juga: Putri Tangsel Gagal Tembus Semifinal HSL All-Stars Meski Sudah Capai Maksimal
BACA JUGA: Arema FC Wanita meningkatkan fokus bermain mereka untuk pertemuan semifinal HSL All-Stars
Wartawan: Donnie Adetra
Editor: Gelang Galiartha
Hak Cipta © Antara 2026
Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.


