Tidak lagi eksklusif, UKM dan pemerintah daerah menjadi pendorong adopsi AI

Tidak lagi eksklusif, UKM dan pemerintah daerah menjadi pendorong adopsi AI

Shanghai: Penggunaan kecerdasan buatan (AI) kini sudah meluas dan tidak lagi menjadi domain perusahaan besar. Huawei melihat teknologi ini mulai banyak digunakan di berbagai sektor, mulai dari usaha kecil dan menengah (UKM), industri perhotelan, manufaktur, bahkan pemerintahan daerah.
Perkembangan ini menunjukkan bahwa AI telah memasuki fase adopsi yang lebih matang, kata David Wang, ketua bergilir Huawei. Menurutnya, teknologi pintar kini semakin dekat dengan aktivitas operasional sehari-hari para pelaku usaha melalui berbagai aplikasi berbasis computer vision dan analisis data.
Huawei menekankan bahwa penggunaan sistem kamera pintar dan solusi berbasis visi komputer telah menjadi bagian penting dalam operasional banyak usaha kecil dan menengah. Persyaratan ini membuka peluang baru bagi penyedia teknologi untuk menawarkan solusi AI yang lebih sederhana, terjangkau, dan mudah diterapkan.

Seiring dengan meningkatnya minat terhadap AI, Huawei percaya bahwa biaya investasi perangkat keras dan kompleksitas instalasi masih menjadi tantangan besar bagi banyak perusahaan. Untuk menjawab permasalahan tersebut, Huawei telah mengembangkan perangkat terintegrasi yang dirancang untuk menyederhanakan kebutuhan infrastruktur teknologi.
“Dengan kemampuannya yang ringkas, perangkat kami memungkinkan satu perangkat menggantikan empat perangkat, sehingga secara efektif mengurangi biaya keseluruhan hingga 75%,” kata Wang di MWC Shanghai 2026.
Pendekatan ini bertujuan agar para pelaku bisnis tidak perlu membangun sistem yang rumit ketika ingin mengadopsi teknologi AI dalam operasionalnya. Di sektor perhotelan misalnya, satu perangkat dapat mendukung berbagai fungsi seperti layanan penerima, akses Internet, dan manajemen energi dengan lebih efisien.
Sistem juga dilengkapi dengan fitur perlindungan privasi untuk meningkatkan kenyamanan pengguna. Huawei juga menyoroti pentingnya infrastruktur komputasi lokal dalam mendukung penerapan AI generatif dan model bahasa besar (LLM).
Perusahaan asal Tiongkok ini telah mengembangkan arsitektur jaringan serat optik yang dipadukan dengan kemampuan komputasi tinggi sehingga model AI dapat dijalankan langsung di lingkungan kantor atau fasilitas pelanggan.
Pendekatan ini memungkinkan perusahaan menjalankan berbagai aplikasi AI dengan latensi rendah sekaligus menjaga data sensitif tetap berada di lingkungan internal organisasi. Dengan cara ini, risiko keamanan dapat dikurangi tanpa mengorbankan kinerja layanan.
Huawei mengklaim kolaborasi dengan operator telekomunikasi dan mitra industri telah membantu mempercepat proses implementasi teknologi. Jika sebelumnya proses implementasi memakan waktu hingga tiga bulan, kini Huawei menyatakan bisa dipersingkat menjadi kurang lebih satu bulan.
Penerapan teknologi ini konon sudah diterapkan pada sejumlah proyek pemerintah daerah di kawasan Sichuan, China. Teknologi AI digunakan untuk membantu persiapan dokumen publik, koreksi, dan pemfilteran konten sensitif berdasarkan data lokal.
Huawei mengatakan pendekatan ini membantu meningkatkan keandalan sistem sekaligus meningkatkan keamanan data. Sementara itu, di sektor manufaktur, teknologi serupa juga digunakan di industri tekstil dan tembakau di Fujian.
Penggunaan agen AI pada fungsi keuangan, hukum, dan sumber daya manusia diklaim mampu mengurangi beban kerja operasional secara signifikan. Selain perangkat keras dan komputasi, Huawei menganggap kualitas jaringan menjadi faktor penting dalam memastikan AI mampu berfungsi secara optimal.
Latensi dan stabilitas koneksi dikatakan berdampak langsung pada kinerja aplikasi AI, termasuk efisiensi sumber daya dan biaya operasional. Perusahaan menjelaskan bahwa pemadaman jaringan atau hilangnya paket data dapat mengakibatkan transmisi ulang informasi, peningkatan latensi, dan peningkatan konsumsi data.
Oleh karena itu, integrasi jaringan, komputasi, model AI, dan keamanan siber merupakan fondasi penting dalam membangun layanan AI yang andal. Untuk mendukung kebutuhan berbagai industri, Huawei mengedepankan empat aspek utama, yaitu kapasitas sistem yang tinggi, ketersediaan layanan yang stabil, perlindungan keamanan berlapis, dan pengaturan kualitas layanan jaringan yang disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan masing-masing sektor.
Jadikan Servisenta.biz.id sebagai sumber informasi pilihan Anda

(MMI)