Unai Simon memenangkan Sarung Tangan Emas Piala Dunia 2026

Unai Simon memenangkan Sarung Tangan Emas Piala Dunia 2026

Jakarta (Servisenta) – Penjaga gawang tim nasional Spanyol, Unai Simón, berhasil meraih penghargaan Sarung Tangan Emas Piala Dunia 2026, melengkapi gelar juara yang diraihnya bersama La Furia Roja di turnamen tersebut.

Penghargaan tersebut diterima Simon setelah mencatatkan tujuh clean sheet dalam delapan pertandingan Piala Dunia 2026, termasuk final 1-0 melawan Argentina di MetLife Stadium, New Jersey, AS, Senin di Indonesia bagian barat.

Pemain berusia 29 tahun itu menjadi kiper kedua asal Spanyol yang meraih Sarung Tangan Emas Piala Dunia setelah Iker Casillas pada 2010.

Sepanjang turnamen, Simon mencatatkan 14 penyelamatan yang mencapai tujuannya. Namun di final, sepertinya ia tak bisa berbuat banyak karena Argentina bahkan tak melakukan satupun percobaan ke gawang.

Satu-satunya gol Simon terjadi pada laga perempat final saat ia dihajar sundulan pemain Belgia Charles De Kitaleeri.

Baca juga: Kapten Timnas Spanyol Raih Bola Emas Piala Dunia 2026

Laman International Federation of Association Football (FIFA) mencatat kiper Athletic Bilbao sepanjang turnamen itu melakukan 108 gerakan di dalam kotak penalti, dan 84 kali di luar kotak penalti, baik berupa passing maupun antisipasi bola-bola berbahaya.

Selain meraih Sarung Tangan Emas Piala Dunia 2026, Simon juga naik daftar clean sheet sepanjang masa Piala Dunia ke peringkat ketiga dengan sembilan clean sheet dari 12 pertandingan.

Ia hanya kalah dari kiper legendaris Prancis Fabien Barthez dan kiper kenamaan Inggris Peter Shilton yang mencatatkan 10 clean sheet dalam 17 pertandingan Piala Dunia.

Berikut daftar lengkap pemenang Penghargaan Sarung Tangan Emas Piala Dunia sepanjang masa (berganti nama menjadi Penghargaan Lev Yashin pada edisi 1994 hingga 2006):

2026 – Unai Simon (Spanyol)
2022 – Emiliano Martinez (Argentina)
2018 – Thibaut Courtois (Belgia)
2014 – Manuel Neuer (Jerman)
2010 – Iker Casillas (Spanyol)
2006 – Gianluigi Buffon (Italia)
2002 – Oliver Kahn (Jerman)
1998 – Fabien Barthez (Prancis)
1994 – Michel Prudhomme (Belgia)

Baca Juga: Spanyol Memang Pantas Jadi Juara Dunia

Reporter: Hendry Sukma Indrawan
Redaktur: Imam Santoso
Hak Cipta © Antara 2026

Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.