JAKARTA: WhatsApp dikabarkan sedang mengembangkan layanan cadangan cloud untuk pengguna iPhone. Fitur ini kemungkinan menjadi solusi bagi pengguna iOS yang mengandalkan penyimpanan iCloud untuk menyimpan riwayat chat WhatsApp mereka.
Informasi ini ditemukan di WhatsApp versi beta untuk iOS oleh WABetaInfo. Jika resmi dirilis, pengguna iPhone akan memiliki opsi baru untuk menyimpan cadangan obrolan tanpa sepenuhnya bergantung pada layanan iCloud milik Apple.
Sekadar informasi, hingga saat ini semua backup WhatsApp di iPhone disimpan melalui iCloud. Persyaratan ini seringkali menjadi kelemahan karena Apple hanya menyediakan kapasitas iCloud gratis sebesar 5GB, yang juga digunakan untuk menyimpan foto, video, dokumen, dan data aplikasi lainnya.
Akibatnya ruang penyimpanan cepat habis, terutama bagi pengguna dengan aktivitas pengiriman media yang tinggi. Berdasarkan kode yang ada di WhatsApp iOS 26.28.10.16 beta, nantinya pengguna dapat memilih langsung penyedia layanan backup melalui menu pengaturan backup chat.
Namun, iCloud akan tetap menjadi opsi default bagi pengguna yang tidak mengubah pengaturan ini. Layanan cloud baru WhatsApp dikatakan menawarkan beberapa opsi kapasitas penyimpanan.
Pengguna akan mendapatkan ruang kosong sebesar 2GB. Selain itu, tersedia paket berbayar 50GB dengan biaya sekitar $0,99 per bulan atau sekitar Rp16.000, serta opsi hingga 1TB yang kabarnya masih dalam tahap pengembangan.
Skema harga ini dikatakan mirip dengan paket iCloud+ termurah yang ditawarkan Apple. Menariknya, konsep ini bukan kali pertama muncul. Sebelumnya, fitur serupa juga ditemukan pada WhatsApp versi beta untuk Android pada April lalu.
Kehadiran layanan cloud WhatsApp menunjukkan upaya Meta dalam menyediakan sistem backup lintas platform yang tidak bergantung pada ekosistem Apple atau Google. Jika penerapannya berjalan sesuai rencana, layanan ini bisa memudahkan pengguna yang sering berpindah perangkat antara iPhone dan smartphone Android.
Saat ini, proses migrasi riwayat obrolan masih bergantung pada layanan cloud masing-masing platform, sehingga membuat perpindahan data terkadang menjadi lebih kompleks. Selain fleksibilitas, WhatsApp juga menjanjikan peningkatan aspek keamanan.
Tidak seperti cadangan iCloud, yang mengharuskan Perlindungan Data Tingkat Lanjut diaktifkan untuk enkripsi ujung ke ujung, semua data yang disimpan di layanan cloud WhatsApp dilaporkan menggunakan enkripsi ujung ke ujung secara default.
WhatsApp dilaporkan merekomendasikan penggunaan kunci sandi sebagai metode otentikasi tambahan untuk melindungi cadangan data pengguna. Dengan cara ini, perlindungan data tidak lagi bergantung pada pengaturan keamanan iCloud, melainkan menjadi bagian terintegrasi dari sistem cadangan WhatsApp.
Meski menawarkan sejumlah manfaat, namun ada satu konsekuensi yang patut diwaspadai pengguna. Jika Anda memilih untuk menggunakan layanan cloud WhatsApp, data cadangan akan berada di server WhatsApp atau Meta, dan tidak lagi berada di iCloud.
Artinya, pengguna harus mempercayakan penyimpanan data kepada Meta, meski perusahaan teknologi tersebut mengklaim semua data cadangan akan tetap terlindungi dengan enkripsi end-to-end.
Sejauh ini Meta belum mengumumkan timeline resmi peluncuran fitur tersebut. Semua informasi masih berasal dari analisis kode dalam versi beta, sehingga detail implementasi, harga, dan kapasitas penyimpanan dapat berubah sebelum dirilis secara luas.
Jika akhirnya tersedia untuk semua pengguna, layanan pencadangan cloud mandiri ini berpotensi menjadi salah satu perubahan terbesar yang dilakukan WhatsApp pada ekosistem iPhone. Selain membantu menghemat ruang iCloud, fitur ini juga dapat menyederhanakan proses transfer data antar platform sekaligus memberikan standar keamanan yang lebih konsisten untuk mencadangkan percakapan pengguna.
Jadikan Servisenta.biz.id sebagai sumber informasi pilihan Anda
(MMI)
(tag untuk terjemahan)whatsapp iphone


