Widodo: Hasil imbang melawan Persebaya menjadi modal PSIS menghadapi liga kedua

Widodo: Hasil imbang melawan Persebaya menjadi modal PSIS menghadapi liga kedua

Surabaya (Servisenta) – Pelatih PSIS Semarang Widodo Kahyono Putro mengatakan hasil imbang 2-2 melawan Persebaya Surabaya pada laga HUT Persebaya ke-99 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Minggu, menjadi modal positif timnya menghadapi kompetisi Liga Kedua musim 2026/2027.

“Hasil ini sangat bagus. Kami baru bergabung 10 hari dan tentunya masih banyak yang harus dievaluasi,” kata Widodo saat jumpa pers usai laga Persebaya ke-99 di Stadion GPT Surabaya, Minggu.

Ia menjelaskan, timnya sebenarnya bisa bangkit setelah sempat tertinggal berkat perubahan taktik di babak kedua.

Menurutnya, dengan mengurangi jumlah bek tengah dan menambah pemain di lini serang, PSIS akan semakin agresif hingga mampu menyamakan kedudukan.

Selain itu, kata Widodo, selama masa persiapan, tim pelatih terus mengulang-ulang materi membangun chemistry, memahami sistem permainan, pola build-up, transisi di lini tengah, dan finishing hingga para pemain mulai memahami skema yang dibutuhkan.

Meski berhasil bermain imbang di kandang sendiri melawan Persebaya, ia mengakui tingkat kepercayaan diri tim masih belum tuntas.

Baca juga: Brisbaya Imbang 2-2 Lawan PSIS di Laga HUT di Surabaya

Oleh karena itu, pemusatan latihan di Yogyakarta akan digunakan untuk meningkatkan pemahaman fisik, mental, dan taktik para pemain sebelum kompetisi dimulai.

Ia berkata, “Kepercayaan diri kami mungkin hanya berkisar antara 30 hingga 40 persen. Pada tahap berikutnya, kami akan berupaya meningkatkan kemampuan fisik, mental, dan taktis para pemain.”

Tak hanya itu, ia pun menerima mitos yang beredar bahwa saat bertanding melawan Persebaya di laga HUT, ia bisa lolos ke kasta tertinggi sepak bola Tanah Air.

Dia berkata: “Legenda tetaplah legenda, sebagian orang mempercayainya dan sebagian lagi tidak, tetapi jika itu terjadi, syukurlah. Namun, kami masih harus meningkatkan diri dan serius untuk bergerak maju menuju lolos ke liga pertama.”

Sementara itu, penyeimbang PSIS, Laurencios Sabda, mengucap syukur anak asuhnya mampu menjalankan instruksi pelatih dan berhasil mengakhiri laga dengan skor imbang tanpa gol.

“Kami bersyukur bisa melakukan apa yang diinginkan pelatih sehingga bisa mempertahankan hasil imbang,” ujarnya.

Widodo Kahyono Potro, Besis Semarang, Persebaya vs Besis, Laga HUT Persebaya ke-99, Persebaya 2-2 Besis, Persebaya Imbang Besis, Widodo Bilang Imbang Lawan Persebaya Modal Besis Hadapi Liga 2

Baca juga: PSIS Semarang Pecat Pelatih Gilbert Agius

Pelatih PSIS Semarang Widodo Kahyono Putro mengatakan hasil imbang 2-2 kontra Persebaya Surabaya dalam laga HUT ke-99 Persebaya FC di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Minggu, menjadi modal positif timnya menghadapi Liga Dua musim 2026/2027.

“Hasil ini sangat bagus. Kami baru bergabung 10 hari dan tentunya masih banyak yang harus dievaluasi,” kata Widodo saat jumpa pers usai laga Persebaya ke-99 di Stadion GPT Surabaya, Minggu.

Ia menjelaskan, timnya sebenarnya bisa bangkit setelah sempat tertinggal berkat perubahan taktik di babak kedua.

Menurutnya, dengan mengurangi jumlah bek tengah dan menambah pemain di lini serang, PSIS akan semakin agresif hingga mampu menyamakan kedudukan.

Selain itu, kata Widodo, selama masa persiapan, tim pelatih terus mengulang-ulang materi membangun chemistry, memahami sistem permainan, pola build-up, transisi di lini tengah, dan finishing hingga para pemain mulai memahami skema yang dibutuhkan.

Baca Juga: Persebaya Evaluasi Hasil Imbang PSIS Jelang Piala Presiden

Meski berhasil bermain imbang di kandang sendiri melawan Persebaya, ia mengakui tingkat kepercayaan diri tim masih belum tuntas.

Nah, untuk itu pemusatan latihan di Yogyakarta akan digunakan untuk meningkatkan pemahaman fisik, mental, dan taktik para pemain sebelum kompetisi dimulai.

Ia berkata, “Kepercayaan diri kami mungkin hanya berkisar antara 30 hingga 40 persen. Pada tahap berikutnya, kami akan berupaya meningkatkan kemampuan fisik, mental, dan taktis para pemain.”

Sementara itu, penyeimbang PSIS, Laurencios Sabda, mengucap syukur anak asuhnya mampu menjalankan instruksi pelatih dan berhasil mengakhiri laga dengan skor imbang tanpa gol.

“Kami bersyukur bisa melakukan apa yang diinginkan pelatih sehingga bisa mempertahankan hasil imbang,” ujarnya.

Koresponden: Indra Setiawan/Nofal Ammar Imad Al-Din
Redaktur: Junaidi Suswanto
Hak Cipta © Antara 2026

Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.