Jakarta (Servisenta) – Pelatih timnas Swiss, Murat Yakin, mengatakan rencananya berjalan lancar setelah timnya tersingkir dari Kolombia pada laga babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Mengutip situs resmi FIFA, Rabu, Yakin mengatakan yang terpenting adalah Swiss bisa lolos ke perempat final setelah menunggu selama 72 tahun.
Yakin menjelaskan: “Di awal pertandingan, kami membutuhkan pengalaman. Kami membutuhkan mentalitas yang tepat. Kemudian, di babak kedua, kami melakukan pergantian pemain yang memberi kami lebih banyak kontrol, terutama dalam penguasaan bola.”
Swiss mampu memastikan satu tempat di perempat final Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Kolombia melalui adu penalti di Stadion BC Place di Vancouver, Selasa, waktu setempat.
Pada laga tersebut, kedua tim bermain imbang tanpa gol selama 120 menit sebelum Swiss mampu meraih kemenangan usai unggul adu penalti 4-3.
Baca juga: Swiss Lolos ke Perempat Final Usai Kalahkan Kolombia Lewat Adu Penalti
Berikutnya pada babak perempat final Piala Dunia 2026, Swiss akan menghadapi juara bertahan Argentina di Arrowhead Stadium, Kansas, Minggu (12/7) pukul 08.00 WIB.
Meski yakin untuk terus melaju, keberhasilan Swiss menyingkirkan Kolombia tak lepas dari kepercayaan diri para pemainnya dalam mengambil tendangan penalti.
Meski demikian, diakuinya keberhasilan Swiss lolos ke babak perempat final tak lepas dari peruntungan Granit Xhaka dan kawan-kawan.
“Anda selalu punya rencana. Ketika rencana itu akhirnya berhasil, itu lebih memuaskan. Tentu saja hari ini kami juga sedikit beruntung, dan itu bagian dari sepak bola,” kata Yakin.
Baca Juga: Arsene Wenger Ungkap Kekagumannya Terhadap Laga Argentina Vs Mesir
Baca juga: De Kitelare: Belgia Hadapi Spanyol dengan Percaya Diri
Wartawan : Aldi Sultan
Editor: Eka Arifa Raskiati
Hak Cipta © Antara 2026
Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.


