JAKARTA (Servisenta) – Sebanyak 21 pemain dijadwalkan mengikuti latihan pertama klub BRI Super League PSIM Yogyakarta di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Senin sore (20/7).
Mengutip laman resmi klub, Minggu, Exan Mahar menjelaskan, tim PSIM Yogyakarta belum menyelesaikan sesi latihan pertama karena banyak kendala teknis.
Iksan menambahkan, banyak pemain lokal dan asing yang belum berada di Yogyakarta dan tidak bisa mengikuti jadwal latihan awal kompetisi musim 2026/2027.
Ia tidak merinci 21 pemain yang akan mengikuti latihan pertama besok, dan merinci pemain yang masih berhalangan mengikuti jadwal latihan pertama.
Iksan menjelaskan, “Susunan tim saat ini belum lengkap karena masih ada pemain yang melakukan perjalanan atau menyelesaikan urusan administrasi, dan jumlah pemain yang hadir sebanyak 21 pemain, campuran asing dan lokal.”
Baca juga: Tim PSIM Yogyakarta Jalani Pemeriksaan Kesehatan Sebelum Berlaga
Iksan melanjutkan, kondisi lengkap tim tidak menyurutkan niat pihak administrasi dan tenaga teknis untuk menggelar sesi latihan pertama ini secara terbuka untuk umum.
Ia menambahkan, para penggemar diundang untuk datang menyaksikan sesi latihan pertama tim asuhan Jean-Paul van Gastel sebelum dimulainya musim ini.
Ixan menilai kehadiran suporter setia di stadion diharapkan mampu menambah semangat latihan seluruh pemain. Energi positif dari tribun penonton menjadi modal berharga untuk mengawali musim baru
“Kami pihak manajemen dan tim pelatih sepakat untuk membuka sesi latihan pertama ini untuk umum,” kata Ixan. “Bagi penggemar yang ingin hadir secara langsung, kami menyambutnya.”
Ia menyimpulkan: “Kehadiran dan energi positif para suporter yang hadir tentunya akan menjadi tambahan semangat yang berharga bagi tim untuk memulai perjuangan musim ini.”
Baca juga: PSIM Akan Gunakan Stadion Sultan Agung Bantul untuk Musim 2026/2027
Baca Juga: PSIM Yogyakarta Resmi Berpisah dari Rahmatsho Rahmatzoda
Wartawan : Aldi Sultan
Redaktur: Junaidi Suswanto
Hak Cipta © Antara 2026
Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.


