Bisakah harga ponsel naik lagi? Krisis chip RAM diperkirakan akan mencapai puncaknya pada tahun 2027

Bisakah harga ponsel naik lagi? Krisis chip RAM diperkirakan akan mencapai puncaknya pada tahun 2027

JAKARTA: Harga smartphone kemungkinan akan kembali tertekan dalam beberapa tahun ke depan. Penyebabnya bukan hanya meningkatnya permintaan perangkat berbasis AI, tetapi juga ancaman krisis pasokan chip RAM yang diperkirakan akan mencapai level terburuknya pada tahun 2027.
Peringatan itu datang dari CEO SK hynix Kwak Noh-jung. Menurutnya, industri memori global akan menghadapi kekurangan pasokan terparah dalam sejarah pada tahun 2027.
Faktanya, situasi ini diperkirakan akan terus berlanjut selama dekade berikutnya karena permintaan tumbuh lebih cepat dibandingkan kemampuan industri untuk memproduksi chip memori, mengutip laporan WCCF Tech.

Bagi konsumen, situasi ini dapat berdampak langsung pada harga berbagai perangkat elektronik, termasuk smartphone, laptop, komputer pribadi, dan konsol game.

Mengapa krisis RAM terjadi?

Random access memory (RAM) merupakan salah satu komponen utama di hampir semua perangkat elektronik modern. Selain ponsel pintar dan komputer, chip memori kini juga menjadi basis penting bagi server AI yang digunakan untuk menjalankan layanan seperti chatbot, AI generatif, dan pusat data berskala besar.
Ledakan investasi pada AI telah menyebabkan produsen memori dunia mencurahkan lebih banyak kapasitas produksinya pada jenis memori bernilai tinggi, seperti HBM (High Bandwidth Memory) yang digunakan dalam akselerator AI, dan LPDDR5X untuk perangkat premium.
Akibatnya, produksi memori yang biasanya digunakan pada ponsel pintar, PC, dan laptop kelas menengah tidak tumbuh secepat permintaan pasar.

Tiga pabrikan terbesar memberikan indikasi serupa

Prediksi SK hynix bukanlah peringatan pertama. Sebelumnya, eksekutif Samsung Electronics juga mengatakan bahwa tahun 2027 kemungkinan akan menjadi periode tersulit bagi industri memori.
Sementara itu, Micron mengatakan kondisi saat ini baru dalam tahap awal karena kapasitas produksi DRAM dan NAND yang dimilikinya dalam beberapa tahun ke depan diperkirakan hanya mampu memenuhi sekitar 40-50 persen kebutuhan pasar.
Artinya, tiga produsen memori terbesar di dunia melihat adanya kesenjangan besar antara permintaan dan kemampuan produksi.

Kecerdasan buatan menjadi pendorong utama permintaan

Berbeda dengan beberapa tahun lalu ketika permintaan memori lebih besar dibandingkan pasar smartphone dan PC, pertumbuhan terbesar saat ini datang dari infrastruktur AI.
Pusat data memerlukan memori dalam jumlah besar untuk menjalankan model AI yang semakin kompleks. Di sisi lain, banyak perusahaan teknologi juga mulai mengamankan pasokan chip memori melalui kontrak jangka panjang.
Situasi ini membuat produsen memori memprioritaskan pelanggan bernilai tinggi dibandingkan pasar konsumen.

Dampaknya bisa dirasakan pada harga smartphone

Bagi pengguna ponsel pintar, dampak yang paling mungkin terjadi adalah peningkatan biaya produksi perangkat keras.
Random Access Memory (RAM) merupakan salah satu komponen yang memberikan kontribusi signifikan terhadap harga sebuah smartphone. Ketika harga DRAM atau NAND naik, produsen memiliki dua pilihan: menyerap kenaikan biaya atau meneruskannya ke harga jual perangkat.
Akibatnya, smartphone baru berpotensi mengalami kenaikan harga, terutama model yang menawarkan RAM besar dan kemampuan penyimpanan tinggi.
Tekanan serupa juga bisa terjadi pada laptop, PC, kartu grafis, dan konsol game karena semuanya bergantung pada pasokan chip memori.

Produsen mulai menambah pabrik, tapi itu butuh waktu

Untuk mengatasi lonjakan permintaan, SK hynix, Samsung dan Micron telah menyiapkan investasi multi-miliar dolar AS untuk membangun fasilitas produksi baru.
SK hynix bahkan mempertimbangkan untuk membangun pabrik di Korea Selatan, Amerika Serikat, Jepang, dan Asia Tenggara. Micron juga telah memulai pembangunan fasilitas baru untuk meningkatkan produksi DRAM.
Namun, membangun pabrik semikonduktor bukanlah proses yang cepat. Dari konstruksi hingga produksi massal bisa memakan waktu beberapa tahun. Oleh karena itu, penambahan kapasitas tersebut diperkirakan belum cukup untuk segera menghilangkan kekurangan pasokan pada tahun 2027.

Apa saja yang sudah terkonfirmasi dan apa lagi yang masih diramalkan?

Penting untuk dipahami bahwa belum tentu harga smartphone akan naik pada tahun 2027.
Yang disampaikan secara resmi adalah pandangan para pejabat industri mengingat mengenai syarat pasokan. CEO SK hynix memperkirakan bahwa tahun 2027 akan menjadi tahun dengan kekurangan pasokan memori paling parah dalam sejarah, sementara Samsung dan Micron juga menunjukkan tren serupa.
Dampak terhadap harga ponsel pintar, laptop, dan perangkat elektronik lainnya masih mungkin terjadi, mengingat RAM merupakan komponen penting dalam biaya produksi perangkat.
Jika permintaan AI terus meningkat tanpa kapasitas produksi baru yang mencukupi, tekanan terhadap harga komponen diperkirakan akan terus berlanjut bahkan setelah tahun 2030.
Jadikan Servisenta.biz.id sebagai sumber informasi pilihan Anda

(MMI)