FIFA Jatuhkan Sanksi ke Folarin Balogun, Protes PSSI Belgia Dianggap Banding, Skandal Terbesar Piala Dunia 2026?

FIFA Jatuhkan Sanksi ke Folarin Balogun, Protes PSSI Belgia Dianggap Banding, Skandal Terbesar Piala Dunia 2026?

Striker timnas AS Folarin Balogun mendapat kartu merah pada laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 melawan Bosnia dan Herzegovina (7/1/2026).

Charlotte Wilson/AFP

Striker timnas AS Folarin Balogun mendapat kartu merah pada laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 melawan Bosnia dan Herzegovina (7/1/2026).

BOLASPORT.COM – Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) mengeluarkan kartu merah kepada striker timnas AS Folarin Balogun. Bentuk protes yang diajukan Asosiasi Sepak Bola Belgia adalah banding. Apakah ini skandal terbesar di Piala Dunia 2026?

Laga penentu babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Amerika Serikat dan Belgia di Stadion Seattle, Selasa pagi (7/7/2026) di Indonesia bagian barat, diwarnai masalah tak mengenakkan.

Sebelum pertarungan antara kedua tim, turnamen liga utama empat tahunan itu dirusak oleh skorsing kartu merah terhadap penyerang Yankees Folarin Balogun.

FIFA mengeluarkan pernyataan yang menyatakan bahwa induk perusahaan sepak bola dunia telah mencabut sanksi yang dijatuhkan kepada Balogun.

Balogun diketahui mendapat kartu merah langsung dari wasit pada menit ke-64 laga babak 32 besar antara Amerika Serikat kontra Bosnia Herzegovina akibat pelanggaran berbahaya terhadap Tarik Muharimovic.

Jika mematuhi aturan yang telah ditetapkan, hal ini akan langsung mengakibatkan penyerang Monaco tersebut otomatis absen pada pertandingan berikutnya.

Tampaknya FIFA tiba-tiba merevisi hal tersebut pada Minggu (7/5/2026) dengan menetapkan larangan bermain satu pertandingan bagi Balogun ditangguhkan, sehingga sang striker diperbolehkan bermain melawan timnas Belgia.

Komite Disiplin FIFA mendasarkan keputusan ini pada Pasal 27 Kode Disiplin FIFA (FDC).

Baca Juga: Trump Undang Dia 3 Kali, FIFA Tangguhkan Sanksi untuk Balogun Seperti Ronaldo dengan Karet Gelang

Pasal ini memberikan kewenangan kepada badan peradilan FIFA untuk menangguhkan penerapan sanksi disiplin, baik sebagian maupun seluruhnya.

Selain itu, FIFA tidak menghapus catatan kartu merah Balogun, melainkan memberinya masa percobaan satu tahun.

(tag untuk terjemahan)FIFA