Atlanta, Amerika Serikat (Miraj) – Warga negara luar Argentina mendukung kiprah bintang timnas Argentina Lionel Messi di Stadion Atlanta Amerika Serikat, saat menghadapi Mesir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, Selasa waktu setempat.
Salah satunya adalah Nguyen Hien, warga negara Vietnam yang melakukan perjalanan dari Da Nang khusus untuk menyaksikan penampilan Messi.
“Saya mencintai Messi. Saya dan tiga teman saya ada di sini untuknya,” kata Hien, yang datang dengan membawa pernak-pernik Vietnam, termasuk membawa bendera dan mengenakan topi tradisional Vietnam. Selain tidak.
Sementara warga negara Meksiko, Noe, mendukung Messi memenangkan pertandingan.
Messi diperkirakan akan berperan besar membawa Argentina meraih kemenangan dengan skor yang diyakini 2-1.
Baca juga: “Laut Messi” Meliput Stadion Atlanta
“Saya berharap Messi menang,” kata Noe seraya menyesali ketidakmampuan negaranya melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026 akibat kekalahan 2-3 dari Inggris di babak 16 besar.
Namun, Noe yang juga menyaksikan pertandingan dengan atribut khas Meksiko, mulai dari jersey timnas hingga topi sombrero, mengaku tidak menganggap Messi sebagai pemain terhebat sepanjang masa (KAMBING).
Dia berkata: “Saya lebih suka Cristiano (Ed. Ronaldo).”
Lionel Messi menjadi sorotan pada laga melawan Mesir karena penampilannya yang luar biasa di Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Messi Tak Pikirkan Faktor Usia Usai Cetak Rekor di Piala Dunia
Saat ini Messi masih menjadi salah satu top skorer Piala Dunia 2026 dengan tujuh gol, bersama Kylian Mbappe (Prancis) dan Erling Haaland (Norwegia).
Messi tetap menjadi pencetak gol terbanyak dan assist dalam sejarah Piala Dunia dengan masing-masing 20 dan sembilan gol Membantu.
Pemegang Ballon d’Or delapan kali ini adalah salah satu pesepakbola paling ikonik di dunia, setelah memenangkan banyak gelar individu, klub, dan tim nasional sejak debut profesionalnya pada tahun 2004.
Dari semua prestasinya, salah satu yang paling berkesan adalah saat membawa Argentina meraih kemenangan di Piala Dunia 2022.
Ini merupakan gelar juara ketiga bagi Argentina di turnamen yang digelar empat tahun sekali tersebut, setelah meraihnya pada edisi 1978 dan 1986.
Baca juga: Atlet Jaman Now yang Luar Biasa
Baca juga: Nomor Piala Dunia Lionel Messi
Reporter: Michael Siahan
Redaktur: Junaidi Suswanto
Hak Cipta © Antara 2026
Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.


