Kota Bandung (Servisenta) – Gelandang Persip Bandung Adam Ales mengatakan ajang Piala Presiden 2026 menjadi momentum penting bagi timnya untuk membangun persatuan dan menyelesaikan persiapan sebelum memasuki musim 2026/2027.
Menurut Adam, turnamen persiapan musim baru ini dilakukan dalam rangka proses membangun solidaritas antar pemain, termasuk sejumlah pemain baru yang bergabung pada musim ini.
Turnamen pramusim seperti itu merupakan bagian dari persiapan menghadapi liga. Kami berharap dalam persiapan ini kita lebih kompak dan lebih siap, kata Adam Alles dalam keterangan yang diterima di Bandung, Minggu.
Ia mengatakan, Persib telah menjalani lima sesi latihan dengan intensitas baik sejak awal persiapan menyambut musim baru.
Alhamdulillah, kami latihan lima kali dan berjalan lancar. Sedikit demi sedikit kami mulai saling mengenal, ujarnya.
Baca Juga: Persib Bandung Tak Pasang Target di Piala Presiden 2026
Pemain bernomor punggung 18 itu berharap bisa memanfaatkan sisa waktu menjelang laga pertama secara maksimal agar tim lebih siap menghadapi persaingan di turnamen pramusim tersebut.
“Saya berharap kedepannya ada saatnya kami lebih siap menghadapi laga pertama melawan Arima,” ujarnya.
Soal gol di turnamen tersebut, Adam memilih realistis dan menekankan bahwa Maung Bandung akan fokus memainkan setiap pertandingan dengan maksimal tanpa membebani dirinya dengan gol yang berlebihan.
Mungkin golnya sendiri kurang bagus. Yang penting fokus dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya. Mudah-mudahan di setiap pertandingan bisa kita maksimalkan, ujarnya.
Persip Bandung dijadwalkan menghadapi Arima FC pada laga pembuka Piala Presiden 2026 yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, pada 25 Juli mendatang.
Baca Juga: Minpura Sebut Piala Presiden 2026 Bukti Sepak Bola Pemersatu Bangsa
Baca juga: Piala Presiden 2026 akan melibatkan delapan klub dari empat negara
Reporter: Ruby Govan Premananda
Redaktur: Junaidi Suswanto
Hak Cipta © Antara 2026
Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.


