JAKARTA (Servisenta) – Klub Liga Super BRI Persija Jakarta mendatangkan gelandang Stjepan Loncar dari klub Liga Super Kroasia NK Istra melalui rencana transfer jelang kompetisi musim 2026/2027.
Mengutip laman resmi klub, Minggu, Persija Jakarta mengikat pemain asal Bosnia dan Herzegovina itu dengan kontrak berdurasi dua tahun atau hingga akhir musim 2027/2028.
Presiden Persija Jakarta Mehmet Prabanka menyambut positif kedatangan Stjepan Loncar. Ia yakin pengalaman pemain bisa memberikan kontribusi positif bagi tim.
Brabanka mengatakan: “Stjepan adalah pemain yang kami yakini bisa menambah kualitas dan memperkaya pilihan di lini tengah Persija. Pengalamannya bermain di berbagai kompetisi Eropa dan bersama timnas Bosnia dan Herzegovina merupakan aset yang sangat berharga.”
Ia melanjutkan: “Kami berharap dia bisa membawa kualitas dan pengalaman yang dimilikinya untuk memberikan kontribusi terbaik bagi Persija.”
Baca Juga: Persija Rekrut Mantan Pemain Timnas Korea Selatan Kwon Chang-hoon
Sementara itu, Stepan menyambut antusias kesempatan bergabung dengan Persija Jakarta dan melihatnya sebagai tantangan baru setelah bertahun-tahun berkarier di Eropa.
Saya datang ke Persija untuk membantu klub ini dan semoga kami bisa menjuarai Liga Indonesia,” kata Stepan.
Pemain berusia 29 tahun itu memulai karir profesionalnya bersama NK Siroki Brijeg, kemudian bermain untuk sejumlah klub Eropa, mulai dari HNK Rijeka, Ferencvarosi TC, KV Kortrijk, FC Astana dan Lech Poznań, hingga NK Istra 1961.
Pada musim 2025/2026, Stepan tampil dalam 33 pertandingan Liga Kroasia, di mana ia mencetak tiga gol dan enam gol. Membantu. Di level internasional, ia sudah tampil sebanyak 11 kali untuk timnas Bosnia dan Herzegovina sejak debutnya pada tahun 2018.
BACA JUGA: Sambut musim depan, Persija jalani TC di Thailand selama tiga pekan
Baca juga: STY fokus meningkatkan kebugaran tim Persija Jakarta di awal pramusim
Wartawan : Aldi Sultan
Redaktur: Junaidi Suswanto
Hak Cipta © Antara 2026
Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.


