JAKARTA (Servisenta) – Manchester United (MU) resmi mengumumkan rekrutmen pertamanya pada bursa transfer musim panas 2026 dengan merekrut gelandang muda asal Brasil Andre Santos dari Chelsea.
Pernyataan resmi klub berbunyi pada hari Senin: “Manchester United dengan bangga mengumumkan bahwa Andre Santos telah resmi bergabung dengan klub. Pemain asal Brasil itu telah menandatangani kontrak hingga Juni 2031, dengan opsi perpanjangan satu tahun lagi.”
Kehadiran Santos diharapkan bisa memperkuat lini tengah Setan Merah yang saat ini sedang mengalami krisis pemain akibat kepergian Casemiro dan cedera panjang Manuel Ugarte.
Jason Wilcox, Direktur Olahraga Manchester United, menyambut antusias kedatangan pemain muda tersebut. Menurutnya, Santos merupakan salah satu gelandang muda terbaik yang saat ini tampil di Liga Inggris.
Baca juga: Manchester United Dapatkan Andre Santos dari Chelsea
Wilcox berkata: “Andre adalah gelandang luar biasa dengan kemampuan teknis luar biasa yang dapat memberikan pengaruh besar di kedua sisi lapangan.”
“Dia adalah target utama kami untuk mengisi posisi penting di tim kami. Jadi kami senang dia bisa bergabung dengan tim Michael di awal musim.”
Wilcox pun yakin Santos masih punya banyak ruang untuk berkembang meski sudah mengumpulkan pengalaman di level tertinggi.
Dia berkata: “Meskipun dia memiliki pengalaman hebat, kepemimpinan yang baik dan telah membuktikan bakatnya di level tertinggi, Andre masih memiliki potensi besar untuk berkembang lebih jauh, dan kami tidak sabar untuk melihatnya bersinar di Manchester United.”
Berdasarkan laporan The Athletic, Manchester United mengeluarkan dana sebesar £48 juta (kira-kira Rp 1,16 triliun) plus bonus sebesar £2 juta (Rp 48 miliar) untuk memboyong Andre Santos dari Chelsea ke Old Trafford.
United terlihat bagus untukmu, @04Andrey ????????????????
– Manchester United (@ManUtd) 13 Juli 2026
Reporter: Hendry Sukma Indrawan
Redaktur: Junaidi Suswanto
Hak Cipta © Antara 2026
Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.


