Jakarta (Servisenta) – Bintang tim nasional Prancis Kylian Mbappé secara terbuka mengkritik Senator Paraguay Celeste Amarilla yang melancarkan serangan berisi pernyataan rasis usai kedua negara bertemu di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Mbappe melalui pejabatnya
“Lady Celeste Amarilla, Anda adalah wanita keji yang tidak pantas mendapatkan posisi Anda,” tulis Mbappé seraya menyertakan foto Amarilla dalam unggahan WIB-nya, Selasa.
Nyonya Celeste Amarilla
Anda adalah wanita luar biasa yang puas dengan pekerjaannya.
Anda tidak mewakili Paraguay, dan ini memaksa Anda untuk menunjukkan semangat dan kehormatan sepanjang kompetisi. Karena ketidakjujuran dan rasisme Anda, seluruh dunia berada dalam kekacauan… pic.twitter.com/EnYmgQXvPL– Kylian Mbappe (@KMbappe) 6 Juli 2026
Menurut Mbappe, apa yang disampaikan Amarilla sama sekali tidak mewakili masyarakat Paraguay, apalagi tim nasional sepak bola mereka yang bermandikan keringat dan berkompetisi penuh hormat sepanjang Piala Dunia 2026.
Mbappe menyebut tindakan Amarilla yang nekat dan bermuatan rasial mengalihkan perhatian dunia dari perjalanan luar biasa timnas Paraguay di Piala Dunia 2026.
Mbappé melanjutkan bahwa dunia kini fokus pada perempuan tidak kompeten yang memberikan gambaran terburuk tentang Paraguay kepada dunia.
“Saya tidak akan memberikan kebebasan kepada orang-orang seperti dia untuk menyebarkan kebencian dan opini rasis ke seluruh dunia,” tulis Mbappe dalam tweet yang sama.
Baca juga: Kylian Mbappe: Prancis Juga Tahu Cara Bermain “Kotor”
Baca Juga: Gol Tendangan Penalti Kylian Mbappe Bantu Tim Prancis Kalahkan Paraguay 1-0
Pernyataan Amarilla muncul beberapa saat setelah Prancis menyingkirkan Paraguay dari babak 16 besar Piala Dunia 2026, menyerang Mbappe dengan predikat “Kamerun kolonial”.
Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) pun menanggapi kontroversi tersebut dengan menyebut pernyataan Amarilla “mengejutkan dan tidak dapat diterima.” FFF menyatakan akan menginformasikan jalur hukum pernyataan tersebut.
Federasi Sepak Bola Prancis juga menegaskan dukungannya terhadap Mbappe yang menjadi korban serangan rasis tersebut, sekaligus menekankan komitmennya untuk memerangi rasisme dan tindakan diskriminatif lainnya.
Federasi Sepak Bola Prancis menulis, “Pernyataan ini memalukan bagi mereka yang mengeluarkan dan mempublikasikannya. Para pemain tim nasional Prancis adalah perwakilan Prancis, dan negara kamilah yang dihina.”
Mbappe yang mencetak satu-satunya gol lewat tendangan penalti ke gawang Paraguay, akan membela Prancis pada laga perempat final melawan Maroko di Gillette Stadium, Boston, Massachusetts, AS, Jumat (10/7) Indonesia Bagian Barat.
Baca juga: Susunan pemain AS lawan Belgia: Balogun starter, De Bruyne cadangan
Baca juga: Roberto Martinez Mundur Sebagai Pelatih Timnas Portugal
Wartawan: Arendra Modia
Editor: Gelang Galiartha
Hak Cipta © Antara 2026
Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.


