PSIM Yogyakarta perkuat lini pertahanannya dengan mendatangkan Ahmed Agung

PSIM Yogyakarta perkuat lini pertahanannya dengan mendatangkan Ahmed Agung

JAKARTA (Servisenta) – Klub Liga Super BRI PSIM Yogyakarta memperkuat lini pertahanannya dengan mendatangkan gelandang bertahan Ahmad Agung untuk berlaga pada musim 2026/2027.

Dikutip dari laman resmi klub, Senin, Direktur PSIM Yogyakarta Iksan Maher menjelaskan alasan utama mendatangkan Ahmad Agung pada bursa transfer kali ini.

“Kami merekrut Ahmed Agung karena kualitasnya sesuai dengan kebutuhan taktis tim saat ini,” kata Iksan.

Ia mengatakan, “Kedatangan Ahmed diharapkan bisa memperkuat bagian-bagian yang perlu ditingkatkan, terutama di lini belakang, yang menjadi pantauan kami pada putaran kedua kompetisi kemarin.”

Iksan menilai kehadiran Ahmad Agung memiliki banyak arti bagi PSIM Yogyakarta berkat pengalaman pemain kelahiran Demak itu bermain di kompetisi tersebut.

Ahmad Agung diketahui punya segudang pengalaman di sepak bola Tanah Air, pernah bermain untuk BSIS Semarang, Bali United, dan Persik Kediri.

“Ahmed adalah tipikal pemain kepandaian Juga. Fleksibilitasnya bermain di beberapa posisi akan memberikan banyak pilihan strategis bagi tim pelatih di lapangan, kata Ixan.

Ia berkata: “Kami yakin kualitas dan pengalamannya bisa membantu tim menghadapi tantangan musim baru, apalagi kompetisi besok dipastikan akan berlangsung lebih lama dengan jadwal yang lebih padat.”

Sementara itu, Ahmad Agung mengaku memilih bergabung dengan PSIM Yogyakarta berkat proses sosialisasi dari manajemen Laskar Mataram.

“Pertama, tahun lalu PSIM telepon saya. Lalu, tahun ini saya tanya ke Zee Valiente bagaimana kabar di Yogya. Dia usul saya gabung. Alhamdulillah, PSIM telepon saya, jadi satu musim bisa saya jalani di sini,” kata Ahmad Agung.

Baca Juga: 21 Pemain Ikut Latihan Perdana PSIM Yogyakarta

Wartawan : Aldi Sultan
Editor: Erwan Sehervandi
Hak Cipta © Antara 2026

Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.