PSIM Yogyakarta resmi berpisah dari Rahmatsho Rahmatzoda

PSIM Yogyakarta resmi berpisah dari Rahmatsho Rahmatzoda

JAKARTA (Servisenta) – PSIM Yogyakarta resmi berpisah dengan gelandang Rachmacho Rachmatzoda seiring berakhirnya kerja sama kedua pihak pada akhir musim 2025/2026.

Dikutip dari laman resmi klub, Sabtu, Direktur PSIM Yogyakarta Exan Mahar menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya atas dedikasi dan kerja keras Rahmacho.

“Kami mengapresiasi kontribusi Rakhmacho Rakhmatzoda kepada PSIM selama satu musim terakhir. Dia memberikan kontribusi yang sangat baik dalam 24 pertandingan dengan rata-rata tampil 82 menit per pertandingan,” kata Ixan.

Iksan melanjutkan, manajemen PSIM Yogyakarta telah mengambil keputusan untuk tidak memperpanjang masa bakti pemain berkebangsaan Tajikistan tersebut.

Baca juga: Tim PSIM Yogyakarta Jalani Pemeriksaan Kesehatan Sebelum Berlaga

Seluruh keluarga tim mendoakan sang pemain sukses melanjutkan karir sepak bolanya, dan manajemen mendoakan agar Rahmacho sukses bersama klub barunya.

Namun berdasarkan evaluasi dan pertimbangan manajemen dan tim pelatih, kerja sama dengan pemain asal Tajikistan tidak akan dilanjutkan pada musim 2026/2027, kata Iksan.

“Kami mendoakan yang terbaik bagi Rahmacho dalam perjalanan profesionalnya di masa depan,” ujarnya.

Pemain kelahiran 6 April 2004 ini punya catatan kontribusi signifikan bagi tim selama berseragam Laskar Mataram dan berdasarkan data performa, Rachmacho berhasil mencatatkan 24 penampilan dari total 34 pertandingan resmi di kompetisi tersebut.

Selain itu, distribusi bola yang dilakukan gelandang muda ini sangat efektif dalam mengeksekusi serangan. Ia mencatatkan total 931 umpan sukses dari total 1.050 percobaan umpan sepanjang musim.

Selain pandai mengatur tempo permainan, ia juga melepaskan 18 kali percobaan tembakan ke arah pertahanan musuh, termasuk lima tembakan tepat sasaran.

Baca juga: PSIM Akan Gunakan Stadion Sultan Agung Bantul untuk Musim 2026/2027

Wartawan : Aldi Sultan
Editor: Erwan Sehervandi
Hak Cipta © Antara 2026

Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.