JAKARTA: Platform media sosial X, dulunya Twitter, resmi meluncurkan X Money di Amerika Serikat, menandai langkah besar Elon Musk dalam mewujudkan visinya dalam berkreasi.
Bertentangan dengan anggapan bahwa layanan ini hanyalah dompet digital, X Money hadir sebagai platform layanan keuangan yang menggabungkan rekening, pembayaran pengguna-ke-pengguna, kartu debit Visa, dan fitur tabungan berbunga dalam satu aplikasi.
kutipan TepianPeluncuran ini mengakhiri fase beta tertutup yang sebelumnya hanya dapat diakses oleh pengguna yang diundang. Mulai 27 Juli 2026, layanan ini akan mulai diluncurkan secara bertahap kepada pelanggan X Premium dan Premium+ di AS.
Langkah tersebut menjadi tonggak penting bagi X sejak diakuisisi oleh Elon Musk. Selama beberapa tahun terakhir, Musk telah berulang kali menyatakan ambisinya untuk mengubah X dari sekadar media sosial menjadi platform yang mengintegrasikan komunikasi, hiburan, kecerdasan buatan, dan layanan keuangan ke dalam satu ekosistem.
X Money tidak hanya berfungsi sebagai dompet digital seperti Venmo atau Cash App. Layanan ini menawarkan akun digital yang memungkinkan pengguna menyimpan saldo, menerima transfer uang, mengirim uang ke pengguna lain, dan melakukan transaksi menggunakan kartu debit Visa yang terhubung langsung ke akun X Money.
Pengguna dapat mengirim, menerima atau meminta pembayaran langsung ke akun X lainnya tanpa harus keluar dari aplikasi. Seluruh proses pembayaran dilakukan dalam ekosistem X sehingga pengalaman bertransaksi lebih terintegrasi dengan aktivitas media sosial.
Selain transaksi antar pengguna, layanan ini juga menyediakan rekening tabungan yang dikelola melalui Cross River Bank, lembaga perbankan Amerika yang merupakan mitra resmi X Money. Dana pengguna disimpan melalui rekening yang diasuransikan Federal Deposit Insurance Corporation (FDIC) untuk perlindungan rekening bank umum.
Salah satu fitur andalan X Money adalah hadirnya X Card yang merupakan kartu debit Visa yang dapat digunakan untuk bertransaksi di berbagai merchant. Setiap pengguna secara otomatis mendapatkan kartu virtual yang dapat ditambahkan ke Apple Wallet sehingga dapat digunakan untuk pembayaran digital melalui Apple Pay.
Selain itu, pengguna juga dapat memesan kartu fisik berbahan logam yang dapat dipersonalisasi, termasuk menampilkan nama, nama pengguna, atau Username X pada kartu tersebut. Dengan berkolaborasi dengan Visa, transaksi dilakukan menggunakan jaringan pembayaran Visa Direct yang memungkinkan transfer dana cepat.
Kemitraan ini sebelumnya diumumkan pada awal tahun 2025 sebagai landasan utama layanan pembayaran X Money. Selain sebagai rekening transaksi, X Money juga menawarkan bunga tabungan hingga 6% Annual Yield (APY). Namun, suku bunga tersebut tidak berlaku untuk semua pengguna.
Berdasarkan informasi yang diumumkan X, pelanggan Premium+ otomatis dapat menerima bunga hingga 6%. Sedangkan nasabah Premium harus memenuhi persyaratan tertentu, seperti melakukan setoran langsung, untuk mendapatkan tingkat bunga maksimal.
Selain itu, X juga menawarkan program cashback untuk beberapa transaksi menggunakan Kartu X, meskipun besaran manfaatnya mungkin berbeda-beda tergantung jenis langganan pengguna. Peluncuran X Money merupakan salah satu langkah nyata dalam mewujudkan konsep aplikasi komprehensif yang dikembangkan oleh Elon Musk.
Sejak mengakuisisi Twitter dan mengganti namanya menjadi X, Musk berulang kali menyatakan keinginannya untuk menyediakan layanan yang menggabungkan media sosial, komunikasi, pembayaran, dan berbagai layanan digital lainnya dalam satu platform.
Pendekatan ini sering dibandingkan dengan WeChat di Tiongkok, yang menggabungkan pesan instan, pembayaran, belanja, dan banyak layanan lainnya ke dalam satu aplikasi. Dengan X Money, pengguna tidak lagi hanya menggunakan X untuk membaca, mengunggah atau berdiskusi, mereka juga dapat melakukan aktivitas keuangan tanpa harus berpindah aplikasi.
Untuk tahap awal, X Money hanya tersedia untuk pelanggan Premium dan Premium+ di AS dan X belum mengumumkan waktu perluasan layanannya ke negara lain. Peluncuran bertahap ini juga memberikan peluang bagi perusahaan untuk mengumpulkan masukan dari pengguna sekaligus meningkatkan layanan sebelum ekspansi yang lebih luas terjadi.
Di sisi lain, layanan ini juga mendapat perhatian dari regulator dan pengambil kebijakan. Sebelumnya, Senator Elizabeth Warren menyampaikan kekhawatirannya terhadap aspek perlindungan konsumen, keamanan nasional, dan stabilitas sistem keuangan terkait pengembangan platform pembayaran X.
Namun peluncuran resmi X Money menunjukkan bahwa X kini telah memasuki babak baru sebagai perusahaan yang bergerak tidak hanya di sektor media sosial, tetapi juga di bidang layanan keuangan digital.
Keberhasilan strategi ini akan sangat bergantung pada tingkat adopsi pengguna, kepercayaan terhadap sistem pembayaran yang dibuat, dan kemampuan X untuk bersaing dengan layanan yang sudah ada seperti PayPal, Venmo, Cash App, dan Zelle.
Jadikan Servisenta.biz.id sebagai sumber informasi pilihan Anda
(MMI)
(tag untuk terjemahan)Twitter


