JAKARTA: YouTube mulai meluncurkan serangkaian pembaruan pada platform video pendeknya, YouTube Shorts. Pembaruan ini menghadirkan sejumlah fitur baru yang berfokus pada pengalaman menonton, antara lain mode tampilan lebih bersih, pemutaran video hingga 2x lebih cepat, serta perubahan sistem interaksi pengguna dengan menghilangkan tombol tidak suka.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya YouTube untuk menjadikan pengalaman Shorts lebih mudah sekaligus memberikan kontrol yang lebih baik kepada pengguna atas konten yang mereka konsumsi.
Salah satu fitur baru yang diperkenalkan adalah Clear Screen Mode. Fitur ini memungkinkan seluruh ikon, tombol interaksi, dan teks di layar disembunyikan sementara sehingga pengguna dapat menikmati video tanpa gangguan antarmuka.
Dengan layar yang lebih tajam, perhatian pengguna bisa terfokus sepenuhnya pada konten video. YouTube mengatakan fitur tersebut dirancang sebagai tanggapan atas masukan dari komunitas Shorts yang menginginkan pengalaman menonton yang lebih mendalam.
YouTube juga menawarkan fitur pemutaran kecepatan 2x yang telah diminta oleh banyak pengguna. Untuk mengaktifkannya, pengguna cukup menekan dan menahan sisi layar saat video diputar. Kecepatannya akan kembali normal setelah jari dilepas.
Jika ingin mempertahankan kecepatan 2x, pengguna dapat menggeser jari ke bawah dan menahan layar untuk mengunci mode. Selain itu, YouTube juga menambahkan tombol mute yang memudahkan pengguna menonton video pendek tanpa suara saat berada di tempat umum atau situasi yang mengharuskan mematikan suara.
Pengguna kini juga dapat mengatur timer untuk video pendek, termasuk menyetelnya ke nol. Perubahan menarik lainnya adalah penghapusan tombol tidak suka di YouTube Shorts. Sebaliknya, YouTube mendorong pengguna untuk menggunakan opsi “Tidak tertarik” dan “Saya tidak merekomendasikan saluran ini” untuk membantu sistem merekomendasikan konten yang lebih relevan.
Menurut YouTube, tombol tidak suka memiliki arti berbeda bagi pengguna. Beberapa menggunakannya karena kualitas suaranya yang buruk, sementara yang lain tidak menyukai jenis kontennya.
Oleh karena itu, YouTube mempertimbangkan fitur “Tidak Tertarik” dan “Jangan Rekomendasikan” untuk memberikan sinyal yang lebih akurat dalam meningkatkan rekomendasi konten. Meski tombol tidak suka sudah dihilangkan, pengguna tetap bisa melaporkan video yang dianggap melanggar Pedoman Komunitas YouTube melalui fitur pelaporan yang tersedia.
Selain menghilangkan tombol tidak suka, YouTube juga mengganti ikon suka yang berbentuk jempol dengan ikon hati. Perubahan ini dikatakan bertujuan untuk memberikan cara yang lebih bermakna bagi pengguna untuk menunjukkan apresiasi terhadap video yang sangat mereka sukai.
Langkah ini juga membuat tampilan video pendek semakin mirip dengan platform video pendek lainnya yang sebelumnya mengadopsi ikon hati sebagai ikon interaksi utama. YouTube telah menyatakan bahwa semua pembaruan ini akan diluncurkan secara bertahap kepada pengguna YouTube Shorts di masa mendatang.
Jadikan Servisenta.biz.id sebagai sumber informasi pilihan Anda
(MMI)
(tag untuk terjemahan)youtube


