Michael Steele/AFP
FIFA telah menghentikan skorsing penyerang timnas AS Folarin Balogun agar bisa tampil di babak 16 besar Piala Dunia 2026 melawan Belgia.
BOLASPORT.COM – Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) mendapat kecaman keras karena menangguhkan penalti kartu merah bagi striker timnas AS Folarin Balogun.
Berdasarkan informasi di situs resminya, pada Minggu (7/5/2026), pihak berwenang yang dipimpin Gianni Infantino mengumumkan hukuman yang dijatuhkan kepada sang pemain telah dicabut untuk sementara.
Folarin Balogun mendapat larangan bermain satu pertandingan agar bisa tampil di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Timnas Amerika Serikat akan menghadapi Belgia di Lumen Field, Seattle, Senin malam (6/7/2026) waktu setempat atau Rabu pagi WIB.
Balogun seharusnya melewatkan pertandingan karena kartu merah setelah ia menginjak kaki bek Bosnia dan Herzegovina Tarik Muharimovic pada pertandingan babak 32 besar.
Secara kontroversial, hukuman tersebut ditangguhkan berdasarkan Pasal 27 Kode Disiplin FIFA. Basis ini merupakan bahan karet yang keberadaannya masih diperdebatkan.
Dapat membatalkan kalimat yang sudah mengikat tanpa memberikan penjelasan yang jelas kepada penonton atas komentar tersebut.
Dia menambahkan: “Berdasarkan Pasal 27 Kode Disiplin FIFA, penerapan larangan pertandingan ditangguhkan untuk masa percobaan satu tahun.”
“Jika Folarin Balogun melakukan pelanggaran lain dengan sifat dan keseriusan serupa selama masa percobaan, skorsing akan dicabut dan sanksi akan dijatuhkan tanpa mengurangi sanksi tambahan yang dikenakan untuk pelanggaran baru tersebut,” kata FIFA dalam sebuah pernyataan.
Ada aroma konspirasi yang kuat dari tindakan FIFA tersebut. Publik menduga pencabutan sanksi yang dijatuhkan kepada Balogun merupakan salah satu cara untuk memudahkan transisi timnas AS ke tahap selanjutnya.
Striker Monaco itu menjadi top skorer Amerika Serikat di putaran final Piala Dunia 2026, dengan 3 gol.
(Tag untuk terjemahan)Donald Trump

