Ronaldo akan menjadikan pentas Piala Dunia 2026 sebagai pesta terakhirnya

Ronaldo akan menjadikan pentas Piala Dunia 2026 sebagai pesta terakhirnya

Dallas (Servisenta) – Kapten timnas Portugal Cristiano Ronaldo pada Minggu (5/7) memastikan Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi “pesta” terakhirnya dalam karier sepak bola profesionalnya.

“Ini akan menjadi Piala Dunia terakhir saya, tapi semoga besok bukan yang terakhir bagi saya,” kata Ronaldo kepada wartawan sebelum menghadapi Spanyol di babak 16 besar.

“Saya pikir perjalanan saya di Piala Dunia ini sangat bagus. Saya sudah mencetak tiga gol sejauh ini. Mari kita lihat apakah saya bisa mencetak gol lagi besok.”

Pemain berusia 41 tahun itu mencetak dua gol dalam pertandingan melawan Uzbekistan di babak penyisihan grup, dan mengonversi tendangan penalti melawan Kroasia di babak 32 besar, gol pertamanya di babak sistem gugur Piala Dunia.

Dia telah mencetak gol dalam enam Piala Dunia berturut-turut sejak debutnya di Jerman pada tahun 2006, dan dengan 11 gol Piala Dunia, Ronaldo adalah orang pertama yang mencetak gol dalam enam Piala Dunia berturut-turut.

Menanggapi pertanyaan berulang kali mengenai pensiunnya, Ronaldo mengatakan bahwa keputusan ada di tangannya.

“Main atau tidak, saya akan selalu punya peran penting di timnas ini. Saya akan berhenti ketika saya memutuskan untuk berhenti, seperti yang saya katakan bertahun-tahun lalu,” ucapnya.

Dia menambahkan: “Sejujurnya, apa pun yang terjadi besok, saya akan pergi dengan hati nurani yang bersih, bukan 100%, tapi 1000%, karena saya telah memberikan segalanya dalam sepak bola.”

Ronaldo tampil 232 kali untuk timnas Portugal dan mencetak rekor 146 gol internasional. Dia memimpin negaranya meraih gelar besar pertamanya di Kejuaraan Eropa 2016, kemudian mengangkat Piala Liga Bangsa-Bangsa Eropa pada tahun 2019 dan 2025.

Saat mengenang kembali kenangan perjalanannya di turnamen tersebut, Ronaldo yang tampil haru memuji antusiasme suporter.

Ia mengatakan, “Piala Dunia ini diwarnai dengan antusiasme yang besar dari masyarakat. Bukan hanya antusiasme kami untuk bermain di turnamen sebesar ini, tapi juga antusiasme para pecinta sepak bola di mana pun.”

“Pagi ini, saat sarapan, saya bertemu orang-orang dari Venezuela dan Kolombia yang menceritakan kisah mereka kepada saya. Banyak dari mereka yang menitikkan air mata ketika melihat saya. Inilah yang paling penting. Inilah makna hidup.”

Wartawan: Xinhua
Redaktur: Junaidi Suswanto
Hak Cipta © Antara 2026

Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.