Jakarta (Servisenta) – Dua pemain muda Indonesia, Nazril Alfaro dan Zahabi Guli menyambut baik turnamen pramusim Piala Presiden yang tahun ini memasuki edisi kedelapan sejak pertama kali digelar pada 2015.
Nazril yang bermain untuk Persip Bandung dan Guli yang bermain untuk Persija Jakarta sepakat bahwa turnamen ini menjadi kesempatan emas bagi mereka untuk menunjukkan kualitasnya, setelah kurang mendapat menit bermain di kompetisi utama Liga Super musim lalu.
Turnamen ini bisa menjadi ajang untuk menambah menit bermain, kata Nazril pada konferensi pers Piala Presiden 2026 di Menara SCTV, Jakarta Pusat, Senin.
Musim lalu, Nazril yang baru berusia 18 tahun sudah tampil sebanyak tiga kali untuk Persib di Liga Super. Tiga laga yang dijalaninya adalah melawan Madura United (4-1), Borneo (3-1), dan Mallot United (0-2).
Ketiga pertandingannya dikreditkan sebagai pemain cadangan, total 13 menit dimainkan.
Sementara itu, hal serupa juga diungkapkan Guly yang sama sekali tidak mendapat menit bermain pada musim lalu. Musim lalu, Guli yang berusia satu tahun lebih muda dari Nazrel hanya bermain untuk tim Persija U20 dengan mencatatkan 22 penampilan dengan delapan gol di kompetisi Elite Pro Academy U20.
Baca juga: Gol Golden Goli membawa Indonesia unggul 1-0 atas Zambia
“Ini juga jauh lebih baik bagi para pemain muda dan bisa diberikan kesempatan bermain di Piala Presiden. Tentu ini juga sebagai persiapan tim juga,” kata Gulli.
Respon positif pun diberikan kiper Persebaya Surabaya Ernando Ari Sutarade. Menurutnya, Piala Presiden merupakan turnamen pramusim yang sangat bermanfaat bagi perkembangan pemain muda Indonesia, apalagi musim depan regulasi U-23 di Liga Super akan dihapuskan.
Jadi sayang sekali kalau mereka hanya menunggu satu pertandingan di I-League, itu sangat sedikit bagi mereka. Jadi kita dukung banyak pertandingan, banyak kompetisi di Indonesia. Jadi saya senang sekali dengan Piala Presiden ini, kata kiper berusia 24 tahun yang sudah tampil 13 kali untuk timnas Indonesia itu.
“Mungkin salah satu cara agar kami bisa mendapatkan menit bermain, salah satu caranya adalah dengan masuk timnas juga,” imbuhnya.
Turnamen Piala Presiden 2026 akan dimulai pada 25 Juli hingga 6 Agustus dengan diikuti delapan klub dari empat negara.
Baca juga: Piala Presiden 2026 akan melibatkan delapan klub dari empat negara
Dari delapan klub tersebut, lima di antaranya merupakan klub Indonesia, yakni Persib Bandung, Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, BSMS Medan, dan Arima FC.
Lalu ada wakil dari Singapura Tampines Rovers, klub asal Brunei Darussalam yang bermain di Liga Malaysia yaitu DPMM FC dari Brunei Darussalam, dan juara bertahan turnamen ini, Thai Port FC.
Tahun ini, yang merupakan edisi kedelapan Piala Presiden sejak pertama kali digelar pada 2015, akan menggunakan dua stadion yakni Stadion Si Jalak Harupat di Bandung dan Stadion Gelora Bung Tomo di Surabaya.
Stadion Sea Galak Harupat menjadi tuan rumah Grup A yang terdiri dari Persib, Arima, DBMM dan Tampines Rovers, sedangkan Stadion Gelora Bung Tumu menjamu Persibaya, Persiga, BSM FC dan Port FC di Grup B.
Baca juga: Minpura Sebut Piala Presiden 2026 Bukti Sepak Bola Pemersatu Bangsa
Reporter: Zaro Azza Syashnyar
Redaktur: Junaidi Suswanto
Hak Cipta © Antara 2026
Pengambilan konten, crawling, atau pengindeksan AI otomatis pada situs ini dilarang keras tanpa izin tertulis dari Kantor Berita Antara.

